Bukan hanya hari ini tapi sudah sering aku melihat ibu paruh baya itu duduk sendirian di pinggir jalan yang biasa aku lewati ketika aku berangkat bekerja . Sesekali aku melambatkan laju motorku , hanya untuk melihatnya saat itu , mata yang sayu itu terus mengamati setiap motor yang lewat didepannya. Aku sempat berfikir ibu itu sedang menunggu angkutan umum. Tapi ternyata aku salah , rasa penasaranku terbayar sudah ketika aku bertanya pada mama tentang ibu itu. Dan mama bilang ibu itu tidak sedang menunggu angkutan umum atau kendaraan lainnya , ibu itu sedang menunggu putranya datang untuk menjemputnya . Ternyata ibu itu begitu setia menunggu putranya , setiap jam 9 pagi hingga jam 5 sore , saat aku pulang kerja jam 3 aku masih sempat melihat ibu itu tapi untuk hari Senin hingga Jumat aku tak bisa bertemu dengan ibu itu karena saat aku pulang ibu itupun sudah pulang ke rumahnya . Aku terharu ketika aku tahu bahwa putra yang selalu dinantikannya itu sudah tiada , yah beliau sudah berpulang ke rumah Tuhan , beberapa warga dikampungku sudah mencoba berkali-kali untuk memberitahu bahwa putranya sudah tiada , tapi ibu itu tak pernah lelah untuk terus menunggu putranya menjemputnya tepat jam 5 , karena ibu tersebut pernah bercerita bahwa putranya telah berjanji untuk menjemputnya tepat jam 5 sore , namun karena kecelakaan yang dialaminya , beliau tak pernah sampai di tempat dimana beliau sudah berjanji kepada ibunya untuk menjemputnya pulang. Dan sejak kejadian itu ibu tersebut tak pernah menganggap putranya sudah tiada , dan setiap hari dia pergi dari rumahnya berjalan kaki dan duduk menunggu dipinggir jalan raya dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore hanya untuk menunggu putranya yang sekarang menjadi penjaganya di surga.
Meski aku tak tahu benar tentang cerita ibu itu , aku tetap yakin kasih sayangnya untuk putranya tak pernah berhenti meski maut telah memisahkan mereka berdua.
ya kasih ibu tak terbalaskan. beda dg kasih anak pada ibu ya. kadang ada batasnya. kadang anak malah kurang ajar sama ibu.
ReplyDeletewahh cerita tentang ibu itu menyentuh hati bangat mpe merinding nih,,
ReplyDeletehuum kak Fan :)
ReplyDeletehehehe jangan nakal ya kang sama ibu :D